Way Kanan–Lintaslestarinews— Sebanyak 40 peserta terpilih mengikuti Lokakarya Penulisan Cerita Rakyat yang digelar di Gedung SKB Way Kanan, Sabtu (6/12). Peserta berasal dari unsur guru, pelajar, penulis, pegiat literasi, hingga masyarakat umum yang sebelumnya telah mengirimkan karya bertema cerita lokal dan cerita rakyat Kabupaten Way Kanan. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan literasi budaya daerah.Lokakarya menghadirkan narasumber dari kalangan praktisi, penulis, dan budayawan yang membawakan materi mengenai teknik kepenulisan, penguatan alur cerita, serta pendalaman budaya Way Kanan. Para peserta juga diajak menggali nilai-nilai kearifan lokal untuk dituangkan dalam karya tulis mereka.Penanggung jawab kegiatan, Eko Prasetyo, menyampaikan bahwa lokakarya ini merupakan langkah penting dalam mendokumentasikan kekayaan budaya daerah.“Setelah kegiatan ini, seluruh naskah peserta akan dihimpun dalam sebuah buku antologi. Kami berharap buku tersebut menjadi khazanah pengetahuan budaya yang dapat dibaca oleh generasi mendatang sebagai warisan keberagaman cerita rakyat Way Kanan,” ujarnya.Kegiatan ini menjadi bagian dari program Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan yang digagas Kementerian Kebudayaan melalui Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah VII. Turut hadir Eric Syah, pamong budaya BPK Wilayah VII, yang memberikan sambutan sekaligus apresiasi atas terselenggaranya lokakarya. Ia menegaskan pentingnya pelestarian cerita rakyat sebagai identitas dan kekuatan budaya daerah.Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan muncul lebih banyak penulis lokal yang mampu menghidupkan kembali cerita rakyat Way Kanan serta menjaga keberlanjutannya bagi generasi mendatang.(ari)
Lokakarya Penulisan Cerita Rakyat Way Kanan Diikuti 40 Peserta







