SITARO, Lintaslestari.news – Di bawah kepemimpinan Bupati Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (SITARO), Chyntia Ingrid Kalangit, S.K.M., sebuah capaian strategis kembali diukir untuk masyarakat kepulauan. Hanya dalam kurun waktu 10 bulan masa jabatan, Pemerintah Kabupaten SITARO berhasil mewujudkan layanan listrik 24 jam penuh di Pulau Buhias.
Keberhasilan ini menyusul langkah serupa yang sebelumnya telah dinikmati oleh warga Pulau Pahepa Tapile. Meski Pulau Buhias awalnya tidak masuk dalam daftar prioritas penerima layanan, komitmen kuat Bupati mampu mengubah kondisi tersebut.
Sinergi dan Lobi Intensif
Realisasi listrik 24 jam ini merupakan buah dari komunikasi intensif dan lobi strategis yang dilakukan Bupati SITARO kepada Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, serta koordinasi teknis yang solid dengan PT PLN.
Peresmian dan peluncuran layanan ini dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara bersama Bupati SITARO, menandai babak baru bagi dua wilayah terdampak, yakni:
- Kampung Buhias
- Kampung Matole
Dampak Multi-Sektor bagi Masyarakat
Kehadiran listrik sepanjang hari diproyeksikan akan membawa perubahan signifikan pada berbagai aspek kehidupan:
- Pendidikan: Mendukung proses belajar mengajar dan akses teknologi informasi bagi siswa.
- Kesehatan: Memperkuat keandalan alat medis dan fasilitas kesehatan desa.
- Ekonomi: Menggerakkan sektor perikanan melalui optimalisasi penyimpanan hasil tangkapan (pendingin), serta mendorong pertumbuhan UMKM.
Akhir dari Penantian Panjang
Setelah 80 tahun Indonesia merdeka dan 18 tahun berdirinya Kabupaten SITARO sebagai daerah otonom, masyarakat Pulau Buhias akhirnya merasakan “kemerdekaan sejati” melalui akses energi yang merata.
Masyarakat setempat menyatakan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia, Gubernur Sulawesi Utara, Bupati SITARO, dan PT PLN atas dedikasi mereka dalam membangun infrastruktur di wilayah kepulauan.
“Menyala PLN, Menyala Gubernurku, Menyala Bupatiku!”
Kaperwil:
(Yoksan Salendah)







