Minahasa Utara, Lintaslestari.news Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kabupaten Minahasa Utara menggelar rapat koordinasi yang membahas evaluasi program triwulan berjalan dan rencana program tahun 2026. Senin(29/12/2025)
Rapat ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan program-program yang dijalankan sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan, serta meningkatkan toleransi umat beragama di wilayah tersebut.
Rapat yang dihadiri oleh perwakilan dari berbagai organisasi keagamaan dan pemerintah daerah ini membahas berbagai aspek penting, termasuk evaluasi terhadap pencapaian target-target yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) triwulan berjalan. Selain itu, rapat juga membahas penggunaan anggaran dan keuangan yang telah dialokasikan untuk masing-masing program dan kegiatan.
Toleransi antar umat beragama menjadi fokus utama dalam rapat ini, dengan membahas strategi untuk meningkatkan kerukunan dan harmoni antar umat beragama di Kabupaten Minahasa Utara. Pemerintah setempat berkomitmen untuk terus mempromosikan toleransi dan kerukunan antar umat beragama melalui berbagai program dan kegiatan.
Rapat koordinasi ini juga menjadi wadah untuk merumuskan strategi atau langkah-langkah perbaikan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program di tahun 2026. Dengan adanya rapat ini, pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong tercapainya target-target yang telah ditetapkan.
Tujuan Rapat
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk:
- Mengevaluasi capaian kinerja fisik dan keuangan hingga akhir triwulan berjalan
- Mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program dan mencari solusi strategis
- Merumuskan rencana program untuk tahun 2026 dalam rangka menopang program pemerintah dan meningkatkan toleransi umat beragama
Dengan adanya rapat ini, diharapkan BKSAUA Kabupaten Minahasa Utara dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program-program yang menjadi kewenangannya, serta meningkatkan toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Pemerintah juga berharap bahwa rapat ini dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Minahasa Utara melalui program-program yang tepat sasaran dan efektif.
Rapat ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama antar umat beragama dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, Kabupaten Minahasa Utara dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan toleransi dan kerukunan antar umat beragama.
(Ferdinand Sahempa)







