Halmahera Utara, Lintaslestari.news: Bencana banjir bandang yang menerjang Kabupaten Halmahera Utara (Halut) pada Rabu (7/1/2026) meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Loloda dan Kecamatan Kao Barat. Hingga saat ini, kondisi di lapangan dilaporkan sangat memprihatinkan akibat terputusnya akses transportasi darat yang melumpuhkan distribusi bantuan.
Menyikapi keadaan darurat tersebut, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tobelo bergerak cepat mengambil langkah kemanusiaan. Pada Jumat siang (9/1/2026), keluarga besar RSUD Tobelo mengirimkan bantuan logistik berupa makanan siap saji dan bahan pangan natura langsung ke titik-titik terdampak.

Gotong Royong Melawan Keterbatasan
Meski jalur darat masih sulit dilalui, semangat kemanusiaan tidak surut. Aksi ini merupakan inisiatif bersama yang melibatkan seluruh elemen di RSUD Tobelo, mulai dari Direktur, jajaran staf, hingga karyawan.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang saat ini terisolasi. Ini adalah bentuk empati dan doa dari kami semua agar situasi di Loloda, Kao Barat, dan Kabupaten Halmahera Utara pada umumnya segera pulih dan kembali normal,” ujar perwakilan RSUD Tobelo di sela pelepasan bantuan.
Tantangan Jalur Transportasi
Putusnya urat nadi transportasi darat menjadi tantangan terbesar dalam penanganan pasokan bantuan di Kabupaten Halut. Namun, langkah persuasif dan proaktif yang diambil oleh RSUD Tobelo diharapkan dapat memicu semangat gotong royong dari instansi dan elemen masyarakat lainnya untuk bersama-sama membantu pemulihan pasca-bencana.
(RED)







