Koaderal VIII Manado Sampaikan Permohonan Maaf. Pasca Perkelahian Oknum Anggota TNI AL daengan Seorang Warga Melonguane Talaud.

Talaud, Lintas – Terkait kejadian perkelahian yang melibatkan oknum anggota TNI AL (Personel Lanal Melonguane) dengan salah satu warga di wilayah Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, yang terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026 Pukul 23.30 WITA.

Bersama ini kami sampaikan pernyataan resmi sebagai berikut:

* Kronologis Singkat : Benar telah terjadi kesalahpahaman yang berujung kepada


keributan fisik antara 5 (lima) oknum anggota TNI AL dengan salah satu warga setempat di Pelabuhan Umum Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud.

Kejadian tersebut dipicu oleh kesalahpahaman yang diduga dibawah pengaruh miras yang menyebabkan
korban mengalami luka-luka dan situasi tidak kondusif.

Sehungan dengan hal tersebut:

* Permohonan Maaf : Pihak Lanal Melonguane memohon maaf yang sebesar-


besarnya kepada masyarakat Melonguane atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi kami dalam melaksanakan pembinaan
kepada seluruh anggota TNI AL.

* Tindakan yang diambil : Aparat gabungan TNI-Polri langsung bertindak cepat


mengamankan situasi dilokasi kejadian untuk mencegah bentrokan susulan.

Oknum anggota TNI AL yang terlibat kejadian, langsung diamankan oleh DENPOM Lanal
Melonguane untuk dilaksanakan proses hukum.

* Untuk Proses Hukum yang diambil : Atas nama pemimpin TNI AL, kami tidak


mentolerir segala bentuk tindakan tidak terpuji dan melanggar hukum yang dilakukan
oleh anggota TNI AL.

Saat ini, oknum-oknum TNI AL yang terlibat langsung dengan kejadian ini,
sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh Polisi Militer TNI Angkatan Laut dan akan
diproses sesuai hukum yang berlaku.

* Mediasi : Saat ini, situasi di Melonguane telah kembali kondusif. Komandan Lanal


Melonguane telah menyerahkan bantuan pengobatan dan tali asih kepada korban.

Selanjutnya, Danlanal Melonguane melakukan koordinasi dan mediasi dengan
Pemerintah Daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta keluarga korban,
untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan, namun proses hukum
tetap berlanjut.

* Himbauan : Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Kepulauan


Talaud untuk tetap tenang.

Kami memastikan bahwa proses hukum terhadap oknum
aparat TNI AL tersebut dilakukan secara transparan sesuai ketentuan hukum yang
berlaku.

Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat kepulauan Talaud untuk
bersama-sama menjaga ketertiban serta kondusifitas di kepulauan Talaud.

Ricky Parawangsa
Kaperwil Sulawesi Utara

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *