Aliansi Kemanusiaan Halmahera Utara Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Kao dan Galela

Halmahera Utara, LINTASLESTARI.NEWS — Kepedulian terhadap korban bencana banjir di Kabupaten Halmahera Utara kembali ditunjukkan oleh elemen mahasiswa dan organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Aliansi Kemanusiaan Halmahera Utara. Aliansi ini menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir di wilayah Kecamatan Kao Barat, Galela Utara, dan Galela Selatan.Jumat(16/01/2026)

Aliansi Kemanusiaan Halmahera Utara terdiri dari berbagai organisasi, yakni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Ikatan Mahasiswa Galela (IMG), Gerakan Mahasiswa Halmahera Selatan (GAMHAS), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), HMPS Filsafat Keilahian Universitas Hein Namotemo (UNHENA), Pergerakan Pelajar Mahasiswa Indonesia (PPMI), BEM STIKMAH, serta HMPS PGSD UNHENA.

Sekretaris Aliansi Kemanusiaan Halmahera Utara, Ongky Muloko, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan wujud solidaritas kemanusiaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.

“Bantuan yang kami berikan adalah bentuk solidaritas kemanusiaan Aliansi untuk membantu warga terdampak akibat banjir,” ujar Ongky Muloko.

Menurut Ongky, bantuan yang disalurkan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak langsung oleh bencana. Ia menegaskan bahwa seluruh bantuan diberikan secara langsung oleh Aliansi kepada warga di lokasi terdampak.

“Bantuan yang kami berikan berupa bahan-bahan kebutuhan pokok dan disalurkan langsung oleh Aliansi Peduli Kemanusiaan Halmahera Utara,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ongky mengungkapkan bahwa pembentukan Aliansi Kemanusiaan Halmahera Utara dilatarbelakangi oleh keprihatinan bersama atas bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Halmahera Utara, khususnya di Loloda Utara, Kao Barat, dan Galela.

“Aliansi ini diinisiasi untuk merespons bencana yang terjadi di wilayah Loloda Utara, Kao Barat, dan Galela,” katanya.

Sebagai bagian dari respons cepat terhadap bencana tersebut, Aliansi Kemanusiaan Halmahera Utara menggelar aksi penggalangan dana yang melibatkan berbagai elemen mahasiswa dan pemuda.

“Aliansi Peduli Kemanusiaan Halmahera Utara melaksanakan aksi kemanusiaan berupa penggalangan dana selama kurang lebih tiga hari, tepatnya pada tanggal 12 hingga 14 Januari 2026,” ungkap Ongky.

Ia menambahkan, dana yang berhasil dihimpun selama masa penggalangan tersebut kemudian diwujudkan dalam bentuk bantuan kebutuhan pokok yang dinilai paling dibutuhkan oleh warga terdampak banjir.

Aksi kemanusiaan ini menjadi cerminan peran aktif mahasiswa dan organisasi kepemudaan di Halmahera Utara dalam merespons persoalan sosial dan kebencanaan di daerah. Di tengah keterbatasan, kolaborasi lintas organisasi dinilai mampu memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi masyarakat yang terdampak langsung bencana alam.

Aliansi Kemanusiaan Halmahera Utara berharap, bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus mengetuk kepedulian berbagai pihak untuk terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap penanganan bencana di wilayah Halmahera utara.

Marnisto
Kabiro Morotai

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *