Gubernur Sulut Resmi Buka Gerakan Pangan Murah di Bitung, 243 Ton Cadangan Pangan Disiapkan Sambut Lebaran

BITUNG, LintasLestari.News — Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) perdana tahun 2026 di Kota Bitung, Rabu (25/2/2026). Program ini dilaksanakan sebagai langkah konkret Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pelaksanaan GPM menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah yang rutin dilakukan setiap menghadapi momentum hari besar keagamaan, di mana kebutuhan masyarakat cenderung meningkat.

Kepala Dinas Pangan Sulut, Rahel Rotinsulu, dalam laporannya menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang Lebaran.

“Tahun ini Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) yang disiapkan sebesar 243,29 ton. Pada tahun 2026, kegiatan ini akan dilaksanakan di 10 titik di sejumlah daerah dan digelar sebanyak 200 kali di 200 lokasi,” jelas Rotinsulu.

Dalam kegiatan tersebut, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih murah dibanding harga pasar, antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, daging ayam, ikan kaleng, serta bahan pokok lainnya. Kebijakan harga terjangkau ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya umat Muslim yang tengah mempersiapkan kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri.

Dalam sambutannya, Gubernur YSK menegaskan bahwa pelaksanaan perdana di Bitung menjadi titik awal rangkaian Gerakan Pangan Murah di seluruh wilayah Sulawesi Utara.

“Gerakan pangan murah ini diawali pertama digelar di Kota Bitung. Kita berharap dengan jumlah yang tersedia ini bisa bermanfaat dan bersama-sama, khususnya umat Muslim, dimudahkan dalam menyambut Lebaran,” ujar Gubernur.

Ia juga meminta seluruh instansi terkait untuk lebih aktif melakukan operasi pasar guna memastikan harga bahan pokok tetap terkendali.

“Saya minta semua instansi yang terkait agar aktif menjaga inflasi supaya semua aman,” tegasnya.

Gubernur turut mengimbau masyarakat agar tidak panik terhadap harga bahan pokok dalam menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri. Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk menjamin ketersediaan pangan hingga hari raya.

“Kepada seluruh masyarakat, dalam menyambut Ramadhan bisa menjalankannya dengan tenang. Tidak perlu takut kekurangan bahan pokok sampai Lebaran nanti,” tandasnya.

Dengan total distribusi ratusan ton cadangan pangan serta pelaksanaan di ratusan titik, Gerakan Pangan Murah diharapkan menjadi solusi nyata dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah dinamika ekonomi nasional menjelang hari raya keagamaan.

Novian Pangalila
Kabiro Bitung

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *