Jakarta Pusat, Lintaslestari.news Sekitar 8.000 kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) menggelar demonstrasi di Jalan Medan Merdeka Selatan, tepatnya di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (8/12/2025). Aksi ini digelar untuk menuntut percepatan pencairan dana desa tahap kedua yang hingga kini belum tersalurkan.
Ketua Umum Apdesi, Surta Wijaya, menjelaskan bahwa pencairan dana desa tahap kedua sangat penting bagi kelangsungan berbagai program pembangunan di desa. “Dana desa tahap kedua harus segera dicairkan karena menyangkut kepentingan banyak orang, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga program kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya seusai melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Sekretariat Negara.
Surta menambahkan bahwa keterlambatan pencairan dana desa berdampak langsung terhadap pelaksanaan program-program prioritas di tingkat desa. “Banyak proyek fisik maupun program sosial yang terhenti karena dana belum turun. Ini tentu menimbulkan keresahan di masyarakat,” tambahnya.
Pantauan di lokasi, para peserta aksi membawa spanduk dan poster yang menuntut kejelasan pencairan dana desa. Beberapa kepala desa juga menyampaikan keluhan terkait dampak penundaan dana terhadap pelayanan publik dan kegiatan ekonomi lokal.
Sementara itu, pihak pemerintah hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan Apdesi. Namun, sumber dari Kementerian Keuangan menyatakan bahwa pencairan dana desa tahap kedua sedang dalam proses administratif dan diharapkan dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat.
Aksi ini berlangsung tertib, meskipun diwarnai rasa frustrasi para kepala desa yang menuntut kepastian waktu pencairan dana. Aparat kepolisian setempat dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas dan memastikan keamanan peserta aksi. (RED)







