Jelang Ramadan, Pemprov Banten Tingkatkan Koordinasi Antar Lembaga

Banten, Lintaslestari.news– Pemerintah provinsi Banten terus melakukan penguatan kordinasi antar lembaga jelang Ramadan dan Idulfitri. Koordinasi dilakukan untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang bulan puasa. 

“Memasuki Ramdan dan Idulfitri ini, Pemrpov Banten akan semakin memperkuat koordinasi dengan semua pihak demi menjaga inflasi,” kata Gubernur, Rabu 11 Februari 2026. 

Meski begitu, kata Gubernur inflasi pada Tahun 2025 terjaga baik dibawah rata rata nasional yakni 2.74. Bahkan awal tahun ini inflasi Banten juga masih terjaga baik. 

“Ini menjadi tugas kita di daerah untuk memastikan ketersedian pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri terjaga,” kata Gubernur. 

Selain itu Gubernur mengatakan pihaknya juga terus melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak di Banten. Salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan adalah menggekar pasar murah dan menjaga kelancaran distribusi pangan. 

“Hari ini juga akan sidak ke pasar. Alhamdulillah inflasi di Desa/ Kelurahan terus dijaga. Kami akan diskusi khusus dengan BI agar laju inflasi tetap terjaga,” katanya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Ameriza M Moesa menyampaikan berdasarkan laporan terdapat sejumlah kebutuhan pokok yang berimplikasi terhadap inflasi. Karena harga bahan pokok tersebut mengalami kenaikan sangat dinamis. 

“Dari data kami bahan pokok yang naik itu seperti cabai merah, gawe rawit, bawang merah, telur dan ayam ras,” ujar Ameriza.

BI Banten melaui TPID, kata Ameriza juga fokus untuk melakukan pengawasan terhadap stok dan harga pangan. Fokusnya juga memastikan kenaikan harga tidak melebihi batas kewajaran. 

“Gubernur sudah meminta ke TPID untuk meningkatkan pengawasan. Jadi apabila ada kenaikan masih dalam tahap wajar. Jika ada temuan kenaikan harga yang tidak wajar akan ditanggulangi oleh tim terkait,” ucap Ameriza. 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *