Luwu (Sulsel), Lintaslestari.news — Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Triga Nusantara Indonesia Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Palopo, Mustamin, S.Pd., meninjau langsung kondisi jalan penghubung antara Desa Seba-Seba dan Desa Kendekan yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat.
Peninjauan dilakukan pada Rabu sore, 17 Desember 2025, sekitar pukul 16.30 Wita, di wilayah Kecamatan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu. Ruas jalan desa dengan panjang kurang lebih tiga kilometer tersebut merupakan jalur utama yang digunakan warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, Mustamin melihat secara langsung kondisi jalan yang mengalami kerusakan dan dinilai mengganggu kelancaran mobilitas masyarakat. Akses tersebut digunakan warga untuk menunjang kegiatan ekonomi, pendidikan, serta kebutuhan sosial lainnya, sehingga keberadaannya memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, Mustamin menyampaikan harapannya agar Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur jalan desa tersebut. Ia menilai perbaikan jalan menjadi kebutuhan mendesak demi menciptakan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat saat beraktivitas.
“Jalan ini merupakan akses penting bagi masyarakat. Sudah seharusnya mendapatkan perhatian agar warga bisa beraktivitas dengan nyaman dan lancar,” ujar Mustamin saat berada di lokasi peninjauan.
Menurutnya, pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan desa merupakan bagian dari upaya pemerataan pembangunan, terutama di wilayah pedesaan. Infrastruktur yang memadai diyakini dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan memperlancar aktivitas ekonomi warga.
Mustamin juga menegaskan bahwa LSM Triga Nusantara Indonesia akan terus menjalankan perannya sebagai kontrol sosial, khususnya dalam mengawal aspirasi masyarakat terkait pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kehidupan warga.
Hingga peninjauan dilakukan, masyarakat setempat masih menaruh harapan agar pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah nyata sehingga jalan penghubung Desa Seba-Seba–Desa Kendekan kembali layak digunakan dan dapat menunjang aktivitas warga secara optimal.
(RED)







