Natal Nasional Gereja Gerakan Pentakosta: “God Is Faithful”

Manado, Lintaslestari.news Gereja Gerakan Pentakosta menggelar Natal Nasional di Auditorium Mapalus, Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Utara.Minggu (28/12/2025)

Acara ini mengusung tema “God Is Faithful” yang diambil dari Matius 1:22-23, dengan Ketua Umum Gereja Gerakan Pentakosta, Pdt. Dicky Suwarta, M.Th, sebagai khadim utama.

Sambutan dan Kehadiran

Dalam acara tersebut, hadir kurang lebih 1.000 hingga 1.500 orang yang terdiri dari unsur Majelis Pusat, Dewan Pembina, Ketua Majelis Daerah, Majelis Wilayah, Majelis Jemaat, dan warga jemaat Gereja Gerakan Pentakosta dari berbagai daerah, termasuk Sulawesi Utara, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

Beberapa tokoh penting yang memberikan sambutan antara lain:

– Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI, Prof. DR. Janne Tulung, S.Th, M.Pd, yang hadir secara online dan menyampaikan pesan tentang pentingnya toleransi dan kerukunan antar umat beragama.

– Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili oleh Kadis Kelautan dan Perikanan, Ibu Dr. Ir. Tineke Adam, M.Si, yang menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini dan menekankan pentingnya peran agama dalam membangun masyarakat yang harmonis.

– Sekretaris Umum Majelis Pusat GGP, Pdt. Robertus Sela, M.Th, yang menyampaikan laporan kegiatan dan apresiasi kepada seluruh jemaat yang telah berpartisipasi.
Pesan Natal

Dalam khotbahnya, Pdt. Dicky Suwarta menekankan bahwa Tuhan adalah Allah Imanuel yang tetap setia terhadap janji-Nya. Pesan natal ini mengingatkan jemaat untuk selalu percaya dan setia pada Tuhan. Beliau juga menekankan pentingnya iman dan pengharapan dalam menghadapi tantangan hidup sehari-hari.

Acara ini menjadi momen penting bagi Gereja Gerakan Pentakosta untuk mempererat hubungan antar jemaat dan memperkuat iman mereka. Dengan demikian, perayaan Natal Nasional ini diharapkan dapat membawa berkat dan damai bagi seluruh jemaat.

Selain ibadah natal, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan lainnya, seperti penampilan musik dan tarian yang dibawakan oleh jemaat Gereja Gerakan Pentakosta dari berbagai daerah. Acara ini juga dimeriahkan dengan pemberian hadiah kepada anak-anak dan lansia sebagai bentuk kasih dan peduli.

Acara Natal Nasional Gereja Gerakan Pentakosta ditutup dengan doa dan perjamuan kasih. Jemaat dipesankan untuk terus hidup dalam kasih dan damai, serta menjadi terang dan garam bagi masyarakat. Dengan demikian, perayaan Natal Nasional ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi seluruh jemaat dan masyarakat sekitar.

(Ferdinand Sahempa)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *