Pabrik Gula Bone Arasoe, Ikon Industri Gula di Sulawesi Selatan, Diresmikan Presiden Soeharto 1975

Bone, Lintaslestari.news – Pabrik Gula Bone Arasoe, yang berlokasi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menjadi salah satu pabrik gula terluas dan terbesar di Indonesia. Fasilitas industri strategis ini diresmikan langsung oleh Presiden Soeharto pada 15 Oktober 1975, bertepatan dengan penggilingan perdana tebu yang menandai dimulainya operasional pabrik.

Pendirian Pabrik Gula Arasoe merupakan bagian dari program pemerintah pada era 1970-an untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan meningkatkan produksi gula. Dengan luas areal perkebunan tebu yang signifikan serta kapasitas pengolahan yang besar, pabrik ini berperan sebagai pusat produksi gula utama di kawasan timur Indonesia.

Selain kontribusinya terhadap suplai gula nasional, Pabrik Gula Bone Arasoe memiliki dampak sosial dan ekonomi yang nyata bagi masyarakat setempat. Keberadaan pabrik membuka lapangan kerja, mendorong aktivitas pertanian tebu, dan menjadi penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan. Banyak petani di sekitar wilayah pabrik mengandalkan sektor tebu sebagai sumber penghidupan utama mereka.

Seiring berjalannya waktu, Pabrik Gula Bone Arasoe menghadapi tantangan modernisasi fasilitas dan peningkatan produktivitas untuk tetap bersaing di tingkat nasional. Namun, pabrik ini tetap mempertahankan perannya sebagai salah satu aset strategis industri gula Indonesia, sekaligus menjadi simbol keberhasilan pembangunan industri di Sulawesi Selatan.

Proporsi produksi dan distribusi gula dari pabrik ini juga mempengaruhi rantai pasok nasional, sehingga keberlanjutannya menjadi perhatian tidak hanya bagi pemerintah daerah, tetapi juga bagi pemerintah pusat dalam memastikan ketersediaan gula untuk kebutuhan masyarakat secara luas. (RED)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *