Panglima TNI Pastikan Lima Prajurit TNI AL Pengeroyok Guru di Talaud Ditindak Tegas

Jakarta, Lintaslestari.news – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memastikan jajaran Pusat Polisi Militer (Puspom) menindak lima prajurit TNI Angkatan Laut yang mengeroyok guru di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

Agus mengatakan, Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Muhammad Ali sebagai pembina kekuatan telah membuat langkah ke dalam dan luar.

“Ya ke dalamnya nanti akan diproses, kemudian ke luarnya sudah minta maaf ke keluarganya,” ujar Agus dalam keterangan kepada awak media setelah rapat bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/1).

Panglima TNI memastikan kelima prajurit TNI AL tersebut ditindak tegas.

“Pokoknya kalau berbuat yang tidak sesuai, akan kami tindak tegas ya. Masih banyak prajurit yang baik,” kata Agus.

Agus mengatakan, langkah hukum sedang ditempuh jajaran penegak hukum TNI, dalam hal ini Puspom TNI dan Puspom TNI AL.

“Ya nanti kita lihat, kan tidak langsung dipecat lah. Kita lihat kesalahannya apa,” tutur Panglima TNI.

tindakan pengeroyokan terjadi di kawasan Pelabuhan Melonguane, Kamis (22/1) sekitar pukul 23.30 Wita. Korban disebut berprofesi sebagai guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Mulanya, korban menegur lima prajurit TNI AL yang sedang berkaraoke sekitar pukul 23.30 Wita, tetapi teguran tersebut tidak diindahkan.

Akibat kejadian tersebut, situasi di area pelabuhan sempat tidak kondusif dan memicu reaksi masyarakat setempat. Situasi kondusif setelah TNI AL menahan lima prajurit Pangkalan TNI AL (Lanal) Melonguane yang terlibat.

(Red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *