Likupang Timur, Lintaslestari.news – (25/02/2026) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Likupang I secara resmi menyampaikan rincian alokasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi, sekaligus mencegah kesalahpahaman publik serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung keberlangsungan program.
Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa total anggaran untuk setiap porsi makanan dalam program MBG sebesar Rp15.000. Anggaran ini tidak hanya diperuntukkan bagi pembelian bahan makanan, tetapi juga mencakup biaya operasional dan pendukung yang menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan layanan gizi yang berkelanjutan.
Adapun rincian alokasi anggaran per porsi meliputi:
* Rp8.000 -Rp10.000untuk pengadaan bahan makanan bergizi dan berkualitas, guna memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat, yaitu balita, siswa SD hingga SMA, serta ibu hamil dan menyusui.
* Rp3.000untuk biaya operasional dapur, termasuk gaji karyawan, listrik, gas, dan kebutuhan operasional harian.
* Rp2.000 untuk sewa dapur, perawatan dan peremajaan peralatan, serta penyediaan fasilitas pendukung agar proses pengolahan makanan tetap higienis dan efisien.
Dengan demikian, SPPG menegaskan bahwa angka Rp15.000 merupakan total biaya layanan secara menyeluruh, bukan semata-mata biaya bahan makanan.
Selain berfokus pada pemenuhan gizi, program MBG juga diharapkan memberi dampak ekonomi positif bagi masyarakat Likupang I. Program ini berpotensi menciptakan lapangan kerja lokal, menyerap hasil pertanian dan peternakan masyarakat, memperkuat ketahanan pangan desa, serta mendorong tumbuhnya wirausaha di sektor pangan.
Keberadaan dapur MBG juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pangan lokal yang mandiri dan berkelanjutan, sekaligus berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas gizi generasi muda sebagai investasi masa depan.
SPPG Likupang I berharap transparansi ini dapat meningkatkan pemahaman dan dukungan masyarakat. Partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dinilai sangat penting dalam mewujudkan peningkatan taraf gizi secara berkelanjutan di wilayah Likupang I.
Ferdinand Sahempa
Kaperwil Sulut Lintaslestsri.News







