Tim Gabungan Temukan Korban Kedua Kecelakaan Pesawat ATR

Jakarta, Lintas – Tim gabungan yang terdiri dari prajurit Yonif 433 Kostrad, Basarnas, dan relawan berhasil menemukan korban kedua kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

 Penemuan tersebut dilakukan pada hari ketiga operasi pencarian dan pertolongan (SAR), Senin, 19 Januari 2026.

Dikutip dari siaran persnya, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area bibir jurang dengan medan yang sangat ekstrem. Lokasi penemuan berada pada kedalaman sekitar 500 meter dari puncak Gunung Bulusaraung, setelah tim gabungan melakukan penyisiran intensif sejak pagi hari.

Proses pencarian korban dilakukan dengan menghadapi berbagai kendala, terutama kondisi geografis yang curam dan sulit dijangkau. Meski demikian, tim SAR gabungan tetap berupaya maksimal dengan menerapkan prosedur keselamatan ketat bagi seluruh personel yang terlibat di lapangan.

Prajurit Yonif 433 Kostrad bersama unsur terkait menyatakan komitmennya untuk terus melanjutkan operasi SAR. Selain pencarian korban lainnya, tim juga berfokus pada upaya menemukan kotak hitam pesawat guna mendukung proses investigasi penyebab kecelakaan.

Kepala Penerangan Kostrad Kolonel Inf Choiril Anwar, S.Sos., M.Han, menegaskan bahwa seluruh kegiatan pencarian dan evakuasi dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel. Koordinasi lintas instansi pun terus diperkuat agar operasi SAR berjalan efektif.

Operasi pencarian akan dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keamanan medan di kawasan Gunung Bulusaraung.

Red

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *