Petani Rawakidang Keluhkan Serangan Wereng, Pemerintah Diminta Segera Turun ke Lapangan

Tangerang , Lintaslestari.news – Sedikitnya sekitar tiga hektare sawah anggota Poktan Rawakidang Lor 1 dilaporkan terdampak. Luasan keseluruhan belum terdata karena laporan dari petani dan kelompok tani lain masih dihimpun.


Serangan hama wereng mulai meresahkan petani padi di wilayah Kampung Rawakidang, Desa Sukadiri dan Desa Rawakidang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang.

Sejumlah tanaman dilaporkan mulai menguning hingga mengering. Petani khawatir kondisi tersebut berkembang lebih luas dan berdampak pada hasil panen apabila tidak segera mendapatkan penanganan.

Ajat Sudrajat, anggota Kelompok Tani Rawakidang Lor 1, mengatakan sekitar tiga hektare lahan anggota kelompoknya telah dilaporkan terserang wereng.

Menurut Ajat, luas tersebut masih merupakan data awal karena belum seluruh petani dan kelompok tani di wilayah sekitar menyampaikan laporan.

“Di Poktan Rawakidang Lor 1 yang sudah laporan ada sekitar tiga hektare. Itu belum dihitung dari anggota lain dan Poktan lainnya,” kata Ajat, Selasa (22/9/2026).

Ajat menyebut petani mulai khawatir terhadap potensi gagal panen jika serangan tidak segera dikendalikan. Kerugian juga diperkirakan dapat mencapai puluhan juta rupiah apabila tanaman yang terdampak tidak mampu menghasilkan panen secara optimal.

Namun nilai kerugian dan luas total lahan terdampak hingga kini belum merupakan angka resmi dan masih membutuhkan pendataan lebih lanjut.

KONDISI TANAMAN MULAI MENURUN

Dari dokumentasi lapangan, sebagian tanaman padi terlihat mengalami perubahan warna menjadi kuning hingga kecokelatan.

Pada beberapa titik, tanaman juga tampak mulai mengering.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan petani karena serangan wereng dapat menurunkan produktivitas tanaman apabila tidak segera ditangani.

Petani berharap petugas pertanian dapat melakukan pemeriksaan langsung untuk memastikan tingkat serangan, luas kerusakan dan pola penanganan yang diperlukan.

SUDAH DILAPORKAN KE PENYULUH

Ajat mengatakan kondisi tersebut telah disampaikan kepada penyuluh pertanian dari BPP Sepatan, Sulaeman.

Laporan itu diharapkan segera ditindaklanjuti dengan pengecekan lapangan dan pendampingan kepada petani.

“Kami berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Dinas Pertanian. Jangan sampai serangan semakin luas baru dilakukan penanganan,” ujarnya.

Petani juga berharap pemerintah kecamatan mengetahui kondisi tersebut sehingga koordinasi antarinstansi dapat dilakukan lebih cepat.

POKTAN MINTA PERHATIAN PEMKAB TANGERANG

Ajat bersama Ketua Poktan Kidang Kencana, Nerin atau Sukri, berharap Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui dinas terkait segera turun tangan.

Petani meminta adanya pendataan menyeluruh terhadap lahan terdampak, pemeriksaan tingkat serangan, serta arahan teknis untuk mencegah penyebaran wereng ke hamparan sawah lainnya.

Mereka menilai langkah penanganan dini sangat penting karena apabila kerusakan meluas, dampaknya tidak hanya berupa penurunan hasil panen tetapi juga hilangnya biaya produksi yang telah dikeluarkan sejak awal musim tanam.

PETANI KHAWATIR GAGAL PANEN

Petani khawatir serangan wereng yang terjadi pada masa pertumbuhan tanaman dapat mengganggu hasil panen.

Jika kondisi semakin parah, potensi gagal panen menjadi salah satu kekhawatiran utama.

Ajat berharap perhatian pemerintah segera diberikan sebelum kerusakan semakin luas.

Menurutnya, petani membutuhkan kepastian penanganan karena biaya pengolahan lahan, bibit, pupuk dan perawatan telah dikeluarkan.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang maupun BPP Sepatan mengenai total luas lahan terdampak, tingkat kerusakan dan langkah penanganan yang akan dilakukan.

(Red)

KETERANGAN FOTO:
Kondisi areal persawahan di wilayah Rawakidang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, yang dilaporkan petani mengalami serangan wereng. Sejumlah tanaman terlihat mulai menguning dan mengering. Foto: Dokumentasi Ajat Sudrajat/Poktan Rawakidang Lor 1.

SUMBER:
Ajat Sudrajat, anggota Poktan Rawakidang Lor 1.
Nerin/Sukri, Ketua Poktan Kidang Kencana.


(Mahpudin)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *