KONSOLIDASI PEREMPUAN DESA DPC SRIKANDI JAGA DESA , KABUPATEN PANDEGLANG BERSAMA ABPEDNAS (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa ) BERMITRA DENGAN KEJAKSAAN

PANDEGLANG (Banten ) Lintaslestari.news – Upaya memperkuat peran dan pemberdayaan perempuan dalam pengawasan serta pembangunan desa terus digalakkan di Provinsi Banten. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya diselenggarakannya Musyawarah Cabang (Muscab) yang mengagendakan terbentuknya susunan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Jaga Desa Kabupaten Pandeglang.

Mengusung semangat “#JagaDesa Perempuan Berdaya, Indonesia Hebat”, kegiatan ini dihadiri oleh puluhan peserta dan tokoh penting. Seperti yang terlihat pada dokumentasi kegiatan , para peserta yang mayoritas adalah perempuan, menunjukan kekompakan dlm program tersebut terlihat nampak dengan foto bersama usai mengikuti rangkaian acara pembentukan pengurus baru DPC Srikandi Jaga Desa Kabupaten Pandeglang.

Dalam Berbagai dan Pemaparannya, Sekretaris DPD ABPEDNAS (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional) Provinsi Banten, Nasrullah, memberikan pembekalan penting terkait optimalisasi keanggotaan Srikandi Jaga Desa sekaligus memaparkan profil organisasi. Ia menekankan bahwa soliditas anggota adalah kunci agar peran Srikandi Jaga Desa dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat luas.

Arah gerak organisasi ini semakin dipertegas oleh Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Provinsi Banten, Sri Wahyuni. Dalam kesempatan tersebut, Sri Wahyuni ​​memaparkan secara komprehensif mengenai program kerja Srikandi Jaga Desa ke depan. Program-program ini dirancang agar perempuan dapat turun langsung untuk mengedukasi, mengawal, dan memastikan program-program pembangunan desa berjalan efektif dan tepat sasaran.

Dukungan terhadap lahirnya kepengurusan DPC Srikandi Jaga Desa Kabupaten Pandeglang juga datang dari aparat penegak hukum. Kasi 2 Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, David Nababan, SH, MH, menegaskan komitmen institusinya dalam mengawal pembangunan desa.

“Kejaksaan siap berkolaborasi dan menjalin sinergitas yang kuat dengan Srikandi Jaga Desa,” tegas David Nababan. Sinergi antara Kejaksaan dan Srikandi Jaga Desa ini diharapkan dapat menciptakan iklim pemerintahan desa yang taat hukum, transparan, serta meminimalisir potensi penyimpangan dana desa melalui peran aktif perempuan sebagai agen pengawasan.

Dengan terbentuknya susunan pengurus yang baru serta adanya dukungan kuat dari lintas institusi, Srikandi Jaga Desa Kabupaten Pandeglang diharapkan segera tancap gas merealisasikan program-program kerja demi mewujudkan desa yang mandiri, aman, dan berdaya saing.

(Red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *