Gelap, Paving Block Hilang, Warga Keluhkan Minimnya Perhatian

Jakarta, Lintaslestari.news  – Kondisi infrastruktur di kawasan Tanggul Wika dikeluhkan oleh warga dan pengunjung setempat. Akses jalan yang seharusnya menjadi sarana rekreasi murah meriah bagi masyarakat kini kondisinya memprihatinkan dengan banyaknya paving block yang lepas, jalan berlubang, hingga minimnya penerangan.

Yudha (49) pengawas tanggul WIKA menyatakan kondisi paving block semakin lama semakin melebar akibat hilang dicuri oleh warga yang tidak bertanggung jawab.
Kita kemarin juga sudah koordinasi dengan Lurah, dengan Babinkamtibmas, dengan Koramil juga. Sedang mengidentifikasi, ” kata Yudha. Minggu, 1 Maret 2026.

Sementara Suwandi (66), warga yang kerap menghabiskan waktu di lokasi tersebut, mengungkapkan kekecewaannya.

Menurutnya, kondisi jalan yang rusak memaksa pengendara motor harus melakukan manuver berbahaya untuk menghindari lubang.

“Kalau lewat sini harus zig-zag, sudah kayak lagi bikin SIM. Jalanannya paving block-nya pada bolong, kalau hujan jadi becek,” ujar Suwandi saat ditemui RRI Jakarta di lokasi.

Kerusakan jalan ini disebut Suwandi sudah berlangsung cukup lama, hampir satu tahun, dan kondisinya kian memburuk. Awalnya lubang di jalan hanya sedikit, namun kini melebar hingga menyulitkan akses warga yang ingin menikmati pemandangan laut atau sekadar memancing. Selain jalan rusak, masalah keamanan dan kenyamanan di malam hari juga menjadi sorotan. Suwandi menuturkan bahwa kawasan tersebut kini gelap gulita saat malam tiba. Padahal, dulunya area tersebut memiliki fasilitas penerangan jalan yang memadai. Dulu awalnya ada listriknya, ada lampunya terang. Sekarang tiang listriknya habis, lampunya hilang. Gelap kalau malam,” ungkapnya.

Ia menduga hilangnya fasilitas tersebut karena ulah oknum tidak bertanggung jawab.

Meski merasa terganggu, Suwandi mengaku hanya bisa pasrah. Sebagai warga biasa, ia merasa bingung harus mengadu ke mana agar fasilitas umum tersebut diperbaiki.

“Sebenarnya pengen jalan yang benar, utuh, jadi kita main enak. Tapi ya namanya rakyat biasa, mau lapor ke mana? Kita anggap saja ini enggak penting-penting banget (bagi pejabat), jadi ya sudah lewat-lewat saja,” tuturnya dengan nada pasrah.

Kawasan Tanggul Wika sendiri dikenal sebagai lokasi hiburan rakyat yang ramai, terutama pada Sabtu dan Minggu. Warga berharap pihak terkait segera turun tangan memperbaiki jalan dan memasang kembali penerangan agar pengunjung bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *