Sangihe, (Sulawesi Utara ) Pen 1301 Lintaslestari.news – Semangat kebersamaan kembali menjadi kekuatan masyarakat perbatasan. Personel Satgas Pengamanan Pulau-Pulau Kecil Terluar (Pamputer) Kodim 1301/Sangihe bersama warga Kampung Marore bergotong royong membangun jembatan darurat menggunakan batang pohon kelapa untuk menghubungkan kembali Lindongan I dengan area perkebunan warga, Rabu (10/06/2026).
Jembatan dan sebagian badan jalan sebelumnya mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang melanda wilayah Kepulauan Sangihe, sehingga akses utama masyarakat menuju kebun terputus. Kondisi tersebut menghambat aktivitas para petani dalam mengelola dan mengangkut hasil pertanian.
Melihat kesulitan warga, personel Satgas Pamputer bergerak cepat bersama pemerintah kampung dan masyarakat membangun jembatan darurat dengan memanfaatkan material yang tersedia di sekitar lokasi. Sejak pagi hari, proses penebangan, pengangkutan, hingga pemasangan batang kelapa dilakukan secara gotong royong hingga akses sementara kembali dapat digunakan.
Komandan Kodim 1301/Sangihe, Letkol Czi Nazarudin, S.T., M.I.P., mengapresiasi semangat kebersamaan yang ditunjukkan personel Satgas dan masyarakat. Menurutnya, kehadiran TNI di pulau terluar tidak hanya menjaga wilayah, tetapi juga menjadi solusi atas kesulitan yang dihadapi masyarakat.
“Ketika rakyat mengalami kesulitan, TNI harus hadir. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus terjaga di wilayah perbatasan,” tegas Dandim.
Melalui kerja sama dan kepedulian bersama, jembatan darurat berhasil dibangun sehingga aktivitas warga menuju perkebunan dapat kembali berjalan sambil menunggu perbaikan permanen.
Pendim 1301/Sangihe
“Dari Pulau Terluar, TNI dan Rakyat Membangun Harapan Bersama.”







