Diduga Masih Aktif, Warga Temukan Bom Mortir Sisa Perang Dunia II di Tepi Danau Galela

GALELA ( Maluku Utara ) Lintaslestari.news –
Warga Desa Sokonora, Kecamatan Galela Selatan, Kabupaten Halmahera Utara dikejutkan dengan penemuan dua butir bom jenis mortir di tepi Danau Galela, Jumat 11 September 2026.

Bom yang diduga peninggalan Perang Dunia II itu ditemukan tak jauh dari warung makan Dua Putaran, tepatnya di Jalan Pantai Gunung, Desa Seki.

Kapolsek Galela, Ipda Fajri M. Syamsuddin membenarkan adanya penemuan tersebut. Menurutnya, bom mortir yang ditemukan diduga masih aktif.

“Iya, telah ditemukan dua unit mortir peninggalan Perang Dunia II yang ditemukan warga Desa Sokonora,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan saksi, Kamarullah Lemon, awalnya ia sedang memberi makan ternak sapi di areal tepi danau. Saat itu ia melihat dua benda yang bentuknya menyerupai mortir tergeletak di atas tanah.

Karena penasaran, saksi kemudian mengangkat salah satu benda tersebut untuk dilihat lebih dekat.

“Menurut keterangan saksi, bom jenis mortir yang diangkat sempat mengeluarkan asap. Melihat hal itu saksi langsung panik karena takut membahayakan keselamatan,” jelas Kapolsek.

Menyadari bahaya, warga segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Galela. Setelah menerima laporan, personel Polsek Galela langsung turun ke lokasi dan memasang garis police line untuk mengamankan area.

Kapolsek menjelaskan, ciri-ciri bom mortir tersebut memiliki panjang sekitar 40-50 cm dengan diameter ±20 inci. Saat ini kedua bom masih berada di area tepi danau dan sudah diamankan sementara menunggu penanganan lebih lanjut dari tim Jihandak.

“Areal tersebut masih di dalam air tepi danau. Lokasi sudah dipasangi police line,” kata Fajri.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mendekat dan tidak beraktivitas di sekitar lokasi penemuan.

“Bagi warga jangan mendekati areal temuan bom jenis mortir, karena bom tersebut diduga masih aktif dan sempat mengeluarkan asap,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak
kepolisian telah berkoordinasi dengan tim penjinak bom dari Brimob untuk melakukan evakuasi dan pemusnahan secara aman.

Kaperwil Malut
Josafat Muman.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *