KOTA TEGAL, Lintaslestari.news – Pemerintah Kota Tegal terus mendorong penguatan pendidikan inklusif bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, saat membuka kegiatan Gema Karya Inklusi 2026 yang dirangkaikan dengan peresmian gedung baru, penandatanganan nota kesepahaman, serta peringatan Dies Natalis ke-43 SLB Negeri Kota Tegal, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Perwakialn Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kota Tegal, Kepala SLB Negeri Kota Tegal beserta jajaran pendidik dan tenaga kependidikan, para orang tua siswa.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar SLB Negeri Kota Tegal yang selama lebih dari empat dekade telah berkomitmen mendampingi, membimbing, dan memberdayakan anak-anak berkebutuhan khusus dengan penuh dedikasi.
“Pemerintah Kota Tegal meyakini bahwa pendidikan inklusif adalah bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia yang berkeadilan, di mana setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh, belajar, dan berprestasi sesuai dengan potensinya,” ujarnya.
Peresmian gedung baru SLB Negeri Kota Tegal disebut sebagai wujud komitmen bersama untuk menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh peserta didik.
“Gedung ini bukan sekadar penambahan sarana fisik, tetapi juga simbol komitmen untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih baik bagi anak-anak kita,” ujarnya.
Selain itu, penandatanganan nota kesepahaman dengan berbagai pihak, khususnya dunia usaha dan dunia industri, dinilai sebagai langkah strategis untuk membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam menyiapkan bekal keterampilan dan kemandirian bagi para siswa.
“Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan bekal keterampilan dan kesiapan bagi peserta didik untuk berperan aktif di tengah masyarakat dan dunia kerja,” ujarnya.
Wakil Wali Kota juga menyambut baik pelaksanaan gelar karya dan penampilan siswa yang menampilkan bakat, kreativitas, serta karya para peserta didik. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan berprestasi.
“Gelar karya ini menunjukkan bahwa anak-anak kita memiliki potensi besar. Tugas kita bersama adalah terus mendukung agar potensi itu bisa berkembang,” ujarnya.
Pada momentum Dies Natalis ke-43 SLB Negeri Kota Tegal, Pemerintah Kota Tegal berharap sekolah terus berinovasi, memperkuat jejaring kemitraan, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan inklusif.
“Pemerintah Kota Tegal akan terus mendukung penguatan pendidikan inklusif sebagai bagian dari komitmen mewujudkan Kota Tegal yang ramah, inklusif, dan berkeadilan sosial,” ujarnya.
Pewarta(TRI)







