Sangihe, (Sulawesi Utara) Lintaslestari.news- Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, tiba di Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Sangihe yang digelar di Graha Imanuel, Kecamatan Tahuna, Kamis (21/05/2026).
Kedatangan Olly Dondokambey disambut hangat oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Denny Roy Tampi, bersama pengurus DPC, Pengurus Anak Cabang (PAC) serta Pengurus Ranting.
Pelaksanaan Musancab menjadi momentum penting bagi PDI Perjuangan dalam memperkuat konsolidasi internal hingga ke tingkat anak cabang. Selain mempererat soliditas kader, kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi partai dalam menghadapi agenda politik mendatang, termasuk Pemilu dan Pilkada 2029.

Dalam keterangannya kepada wartawan Lintaslestari.news, Ketua DPC PDI Perjuangan Sangihe, Denny Roy Tampi menjelaskan bahwa reorganisasi kepengurusan partai dilakukan setiap lima tahun sekali, baik di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) maupun Pengurus Anak Cabang (PAC).
“Setiap lima tahun dilakukan pembentukan kepengurusan baru. Namun, ketua lama tetap memiliki peluang untuk kembali memimpin apabila mendapat dukungan,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses pembentukan pengurus PAC dilakukan melalui usulan pengurus ranting dan tim formatur. Karena itu, Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) ranting dilibatkan untuk memberikan masukan terkait penyusunan kepengurusan baru.

Menurutnya, setelah pembentukan pengurus PAC selesai, tahapan berikutnya adalah penyusunan pengurus ranting hingga anak ranting. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat struktur organisasi partai hingga ke akar rumput.
“Harapannya, PDI Perjuangan semakin solid, kompak, dan kuat dalam menghadapi pemilu maupun pemilihan kepala daerah mendatang,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara, Olly Dondokambey menegaskan bahwa fokus utama PDI Perjuangan saat ini adalah memperkuat fondasi organisasi dan menjaga amanah perjuangan partai di tengah dinamika politik yang terus berkembang.
Menurutnya, penguatan konsolidasi hingga tingkat anak cabang merupakan langkah strategis guna memastikan kesiapan partai menghadapi berbagai agenda politik ke depan.
“Fokus utama saat ini adalah memperkuat organisasi, menjaga amanah partai, serta memastikan konsolidasi berjalan dengan baik hingga ke tingkat anak cabang,” jelasnya.

Selain penguatan internal organisasi, PDI Perjuangan juga disebut tengah menyiapkan sejumlah program kemasyarakatan yang akan dijalankan dalam waktu dekat. Program tersebut diproyeksikan menjadi bagian dari strategi partai untuk semakin dekat dengan masyarakat sekaligus mempersiapkan kader potensial menuju kontestasi politik tahun 2029.
Dalam pembahasan internal partai, sejumlah nama kader mulai diperbincangkan sebagai figur potensial untuk Pilkada Kabupaten Kepulauan Sangihe mendatang. Meski demikian, Ia menegaskan belum ada keputusan final terkait calon kepala daerah yang akan diusung.
“Semua kader memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan bersaing. Namun, keputusan akhir tetap melalui mekanisme partai dan pertimbangan yang matang,” tambahnya.
Terkait dinamika pergantian pimpinan DPRD, Olly memastikan seluruh proses dilakukan sesuai mekanisme organisasi dan prosedur partai. Setiap kader yang dipertimbangkan untuk menduduki posisi pimpinan DPRD wajib melalui tahapan administrasi, evaluasi internal, hingga tes psikologi sebelum diputuskan secara resmi.
“Pergantian pimpinan DPRD bukan keputusan yang dilakukan secara tergesa-gesa. Semua harus melalui mekanisme partai,” tutupnya.
(Yosua Patras)







