Sangihe, (Sulawesi Utara) Lintaslestari.news – Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rio Dondokambey B.Sc., M.M., melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Sinode GMIST, Kecamatan Tahuna, Kamis (21/05/2026). Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara wakil rakyat, tokoh gereja, dan masyarakat di daerah perbatasan.

Dalam kunjungan itu, Rio Dondokambey turut didampingi Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Fransiskus Andi Silangen, serta anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe dari Fraksi PDI Perjuangan, Ferdy Sondakh dan Erlando Silangen.
Pertemuan tersebut membahas pentingnya menjaga hubungan yang harmonis antara wakil rakyat, tokoh agama, dan masyarakat, khususnya dalam memperkuat komunikasi demi memperjuangkan aspirasi warga Kepulauan Sangihe di tingkat pusat.
Dalam keterangannya, Rio Dondokambey mengaku merasa bangga dan terhormat karena dapat diterima langsung oleh jajaran pimpinan Sinode GMIST, termasuk Sekretaris Umum Sinode GMIST. Menurutnya, kunjungan tersebut bukan hanya sekadar agenda silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum membangun hubungan yang lebih baik dengan masyarakat dan para konstituen di daerah.
“Ini merupakan sebuah kehormatan dan sukacita bagi saya karena bisa diterima dengan baik di Kantor Sinode GMIST. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya menjalin hubungan yang baik bersama masyarakat, khususnya para pemilih dan konstituen yang ada di Kepulauan Sangihe,” ujar Rio Dondokambey saat diwawancarai.

Ia menegaskan bahwa komunikasi yang baik antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan lembaga keagamaan sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah serta menjaga kebersamaan di tengah masyarakat.
“Inti pembicaraan tadi adalah mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang baik ke depan. Harapannya, apabila ada berbagai hal yang perlu diperjuangkan di pusat, maka komunikasi yang sudah terjalin ini dapat berjalan dengan baik,” tutupnya.
Kunjungan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara legislatif, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan serta memperjuangkan kepentingan warga Kepulauan Sangihe. (Yosua Patras)







