Dewan Pers Kecam Penangkapan Jurnalis Indonesia di Gaza, Kaperwil Lintas Lestari.News Lampung Nyatakan Dukungan Penuh

Lampung, lintaslestari.news- Pernyataan sikap resmi Dewan Pers terkait penangkapan sejumlah jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina, menuai perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Kaperwil Lintas Lestari.News Provinsi Lampung, M. Rizqi Alfirmando. Selasa, (19/05/2026).

Dalam keterangannya kepada media, M. Rizqi Alfirmando sekira pukul 18:35 WIB menilai tindakan pencegatan dan penangkapan terhadap awak sipil serta jurnalis Indonesia merupakan persoalan serius yang menyangkut kebebasan pers dan perlindungan hak asasi manusia.

“Kami mendukung penuh langkah dan sikap Dewan Pers yang mengecam penangkapan jurnalis Indonesia saat menjalankan tugas kemanusiaan dan jurnalistik. Pers memiliki peran penting dalam menyampaikan fakta kepada dunia internasional,” ujar Rizqi.

Sebelumnya, Dewan Pers melalui surat pernyataan sikap Nomor: 05/P-DP/V/2026 menyampaikan kecaman atas tindakan militer Israel yang mencegat rombongan Global Sumud Flotilla 2.0 di perairan internasional menuju Gaza. Dalam rombongan tersebut diketahui terdapat sejumlah warga negara Indonesia, termasuk tiga jurnalis dari Republika dan Tempo TV.

Menurut Rizqi, jurnalis tidak seharusnya menjadi sasaran intimidasi maupun tindakan represif ketika menjalankan tugas peliputan, terlebih dalam misi kemanusiaan internasional.

Ia juga mendorong pemerintah Indonesia agar mengambil langkah diplomatik aktif guna memastikan keselamatan seluruh warga negara Indonesia yang berada dalam rombongan tersebut.

“Kami berharap pemerintah bergerak cepat melalui jalur diplomasi internasional agar para jurnalis dan relawan Indonesia dapat segera memperoleh perlindungan serta dipulangkan dengan aman,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya mengajak seluruh insan pers di Indonesia untuk tetap menjaga solidaritas dan profesionalisme dalam mengawal isu kemanusiaan global secara objektif, tajam, dan berimbang.

Peristiwa ini kembali menjadi sorotan dunia internasional terkait keselamatan jurnalis di wilayah konflik. Berbagai organisasi pers dan kemanusiaan juga mulai menyuarakan pentingnya perlindungan terhadap pekerja media dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. (Rizqi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *