Sangihe, (Sulawesi Utara) Lintaslestari.news — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Sangihe menyiapkan sejumlah kegiatan dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno yang berlangsung sepanjang Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan kembali semangat nasionalisme, perjuangan, dan pengabdian yang diwariskan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
Mengusung tema “Setialah Kepada Sumbermu”, peringatan tahun ini diarahkan untuk memperkuat konsolidasi kader sekaligus meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Denny Roy Tampi, mengatakan pihaknya memutuskan melaksanakan tiga agenda prioritas dari delapan program yang telah ditetapkan partai. Keputusan tersebut diambil karena terdapat sejumlah kegiatan tingkat provinsi yang juga melibatkan kader dari daerah.
“Kami memfokuskan pelaksanaan pada tiga kegiatan utama karena pada saat bersamaan kader juga mengikuti beberapa agenda yang digelar di tingkat provinsi,” kata Tampi, saat diwawancarai, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan tersebut diawali dengan jalan sehat yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (6/6/2026). Selanjutnya, partai akan melaksanakan ziarah ke makam tokoh-tokoh senior yang dinilai berjasa dalam perjalanan dan perkembangan organisasi di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Beberapa nama yang direncanakan masuk dalam agenda tersebut antara lain almarhum Lori dan almarhum Hironimus Rompas Makagansa. Pelaksanaan ziarah masih menunggu hasil koordinasi dengan pihak keluarga.
Selain itu, DPC PDI Perjuangan Sangihe juga akan menggelar program ketahanan pangan pada pertengahan Juni. Kegiatan tersebut diwujudkan melalui penanaman berbagai komoditas pangan lokal, seperti ubi, jagung, sagu, serta tanaman produktif lainnya sebagai alternatif sumber karbohidrat selain beras.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan partai dalam mendukung penguatan kemandirian pangan masyarakat dan pemanfaatan potensi pertanian daerah.
“Penanaman akan dilaksanakan pada rentang 14 hingga 20 Juni. Agenda ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya mewujudkan ketahanan pangan yang menjadi salah satu fokus perjuangan partai,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Tampi juga menjelaskan tidak adanya perwakilan dari Kabupaten Kepulauan Sangihe pada turnamen sepak bola yang diselenggarakan DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara tahun ini.
Ia mengungkapkan bahwa sistem pelaksanaan kompetisi mengalami perubahan. Jika pada tahun-tahun sebelumnya setiap DPC diwajibkan mengirimkan tim, kini kejuaraan dibuka untuk umum dengan jumlah peserta yang dibatasi panitia.
“Dengan mekanisme yang terbuka dan kuota peserta yang terbatas, tidak seluruh DPC harus menurunkan tim maupun mengirimkan pemain,” jelasnya.
Melalui peringatan Bulan Bung Karno 2026, Tampi berharap seluruh kader dapat terus meneladani semangat perjuangan sang Proklamator, memperkuat persatuan, serta mengutamakan pengabdian bagi kepentingan masyarakat.
“Peringatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga momentum refleksi untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai perjuangan Bung Karno dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tutup Tampi.
Yosua Patras







