KABUPATEN SERANG (Banten ) Lintaslestari.news – Jumat, 30 Oktober 2026 Pembangunan Jalan Rabat Beton di Kp. Pandangan RW.01, Desa Penggalang, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, yang menelan anggaran Dana Desa Tahun 2026 sebesar Rp. 254.481.400 menjadi sorotan publik.
Pasalnya, kondisi jalan yang baru selesai di bangun tersebut sudah mengalami keretakan.
Berdasarkan pantauan Tim Investigasi Media Lintas http://Lestari.News dan LSM NKRI, jalan rabat beton dengan volume 170 Meter x 3 Meter tersebut terlihat retak memanjang di bagian tengah.
Keretakan bahkan tembus hingga ke sisi samping cor, mengindikasikan kualitas pekerjaan yang sangat buruk.
Ini baru beberapa hari di bangun, belum 1 tahun, masa sudah belah begini?
Anggaran Rp 254 juta lho! Ini uang rakyat! Kalau cor-nya bagus, pakai besi dan pemadatan yang benar, tidak mungkin retak seperti ini.
Kami menduga ada pengurangan spek dan material, ujar Jefri, dengan nada geram.
Jefri mempertanyakan peran TPK Desa Penggalang dan pengawasan Kepala Desa Penggalang serta Camat Ciruas.
Kami minta Inspektorat dan DPMD Kabupaten Serang segera turun sidak ke Desa Penggalang. Periksa RAB, periksa mutu beton.
Jangan sampai Dana Desa Rp 254 juta hanya jadi jalan retak yang tidak bisa di nikmati petani.
Ini merugikan masyarakat yang butuh akses jalan, tegasnya.
Hingga berita ini di turunkan, Kepala Desa Penggalang dan TPK desa Penggalang belum bisa di konfirmasi.
Peliput : Wijiyanto-Lintaslestari.news
Baru Selesai Dibangun Sudah Retak, Proyek Jalan Rabat Beton Senilai Rp 254 Juta di Desa Penggalang Ciruas Diduga Dikerjakan Asal-asalan.







